Jumat, 18 Mei 2018

Kisah Anak Kembar Petani Lamtamot Aceh Besar, Hafal 30 Juz

Riska dan Riski saat memeluk kedua orangtuanya di panggung utama Wisuda Akbar Athiyah III/2018




Ahad, 13 Mei 2018 di gedung UCC Ahamad Dahlan, Kampus Unmuha, menjadi hari istimewa bagi Bapak  Muhammad Sufi dan Ibu Jamaliah, mengapa tidak dua anak kembarnya mengikuti prosesi wisuda akbar tahfiz yang diselenggarakan oleh Dayah SMP dan SMA Plus Al-Athiyah.

Pasangan suami istri patut bangga karena anaknya “Riska Maulina dan Riski Maulana” berhasil mewujudkan cita-cita orang tuanya untuk mengkhatamkan 30 juz selama 3 tahun di SMA Athiyah.

Dibalik keterbatasan kedua orang tua mereka yang berprofesi sebagai petani  serabutan di daerah lamtamot, lembah seulawah, mereka berdua bersungguh-sungguh mengikuti pendidikan di SMA plus Al-Athiyah B.Aceh yang jauh dari kampong halamannya.

Dengan  bantuan beasiswa dari Baitul Mal Provinsi Aceh, pihak keluarga memutuskan untuk memilih SMA Plus Al-Athiyah sebagai lembaga pendidikan.

Isak tangis mewarnai suasana Wisuda Akbar Tahfiz Athiyah, prosesi wisuda yang diikuti 54 orang wisudwan SMP Al-Athiyah Athiyah dan 38 orang wisudwan SMA Plus Al-Athiyah.  Prosesi wisuda ini semakin istimewa dari SMP Al-Athiyah melahirkan 2 Hafiz dan 12 Hafizah yang khatam 30 Juz, sedangkan dari SMA Plus Al-Athiyah melahirkan 8 hafiz dan 10 Hafizah yang khatam 30 Juz diantara wisudawan tersebut diantaranya Riska Maulina dan Riski Maulana.

Wisudawan/wati SMA Plus Al-Athiyah Angkatan III/2018


Acara pun berlanjut saat prosesi penyerahan mahkota kepada orang tua, Saat Riska Maulina dan Riski Maulana akan memasangkan mahkota di atas kepala ayahanda dan ibundanya. Sesaat suasana di gedung UCC Ahmad Dahlan bergemuruh dan tumpah tangis haru dari seluruh tamu yang hadir saat nama kedua orang tua mereka di panggil naik ke atas panggung untuk duduk di sofa.

Riska dan Riski adalah potret anak dari keluarga petani miskin di Lamtamot yang berhasil berjuang melawan keterbatasan yang dimiliki oleh orang tua mereka dan mampu mengukir tinta emas yang indah tidak hanya bagi keluarganya namun juga kampung halaman tercinta di Aceh Besar.
Suasana Wisuda Tahfizh Athiyah Angkatan III

Ketika ditanyai tentang masa depan mereka usai di SMA Plus Al-Athiyah, mereka berdua berkeinginan melanjutkan  di Universitas Syiah Kuala dan UIN Ar Raniry dengan harapan ada beaiswa bagi mereka khusus Hafiz dan Hafizah 30 juz.

(Diposting 2 Ramadhan 1439 H/ 18 Mei 2018 M)




2 komentar:

  1. Patut di beri apresiasi Kepada kedua orang tuanya yg telah berhasil mendidik dan memotivasi anaknya walaupun serba kekurangan dan ini menjadi contoh Bagi kita semua. Serta pemerintah aceh perlu perhatiannya untuk memberi kan beasiswa Kepada kedua nya. Ami

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

APLIKASI ABSEN HARIAN SISWA MAPEL BIOLOGI DAN PRAKARYA MAN 1 Aceh Barat , Pengajar : Afriandi, SP

MAN 1 ACEH BARAT ABSENSI HARIAN SISWA  UNTUK MAPEL BIOLOGI DAN PRAKARYA PENGAJAR : AFRIANDI,SP NIP : 19880826 2019031009 ...